Kanker Bagian Organ Tubuh Dan Gejelanya

Kanker Hati

Hampir 90% pasien kanker hati datang ke dokter dalam stadium lanjut, sehingga sulit disembuhkan. Hal ini terjadi karena awalnya kanker hati tidak menampakkan gejala apapun. Gejala yang mencolok akan timbul ketika kanker sudah cukup luas menyebar.
Kanker hati ditemukan pada orang-orang pengidap virus hepatitis B dan hepatitis C yang kronis. Di Indonesia, terdapat 6-8% orang yang mengidap virus hepatitis B. Penyakit ini dapat menular ke orang lain melalui cara-cara sebagai berikut.
– Melakukan hubungan seks atau berciuman dengan penderita.
– Memakai alat kedokteran yang tidak steril atau alat bekas penderita.
– Transfusi darah.
– Ibu hamil kepada anak yang dikandungnya.

Gejala umum yang dijumpai adalah berat badan menurun drastis, timbul rasa mual dan muntah-muntah, mata dan kulit berwarna kuning, dan kadang-kadang disertai demam.

Mencegah kanker hati dilakukan dengan berperilaku sehat dan menghindari makanan yang mengandung aflatoksin dan alkohol. Selain itu, dianjurkan untuk mengonsumsi makanan segar dan menghindari makanan yang diawetkan atau makanan yang disimpan terlalu lama.

Kanker Ginjal
Gejalanya adalah nyeri panggul, demam, bobot badan turun. Faktor risiko terbesar terjadi akibat akumulasi zat kimia tertentu seperti kadmium, tinta, asbes, dan asap rokok.

Kanker Leher Rahim
Kanker ini termasuk jenis yang paling banyak ditemukan pada wanita Indonesia. Kanker ini banyak menyebabkan kematian karena sering terlambat ditemukan dan diobati. beberapa penyebab kanker leher rahim sebagai berikut.
– Sudah melakukan hubungan seks sejak usia muda.
– Sering berganti-ganti pasangan dalam berhubungan seks.
– Sering mengalami infeksi di daerah kelamin.
– Melahirkan banyak anak.
– Sering terkena asap rokok, terutama bagi wanita perokok aktif.

Tanda-tanda yang tampak dari adanya kanker leher rahim stadium lanjut sebagai berikut.
– Terjadi perdarahan setelah berhubungan seks.
– Keluar cairan encer dari vagina (keputihan).
– Terjadi perdarahan setelah manopouse.
– Pada tahap lebih lanjut akan keluar cairan kekuningan yang berbau dan kadang-kadang bercampur dengan darah.

Tindakan pencegahan kanker leher rahim dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.
– Hindari hubungan seks pada saat usia muda.
– Lakukan hubungan seks hanya dengan pasangan yang sah.
– Selalu menjaga kebersihan, terutama kebersihan alat kelamin.
– Memperbanyak makan buah dan sayuran serta menghindari rokok.
– Membiasakan hidup sehat.

Kanker Mulut Rahim
Gejalannya yang sering dirasakan berupa nyeri perut dan punggung bagian bawah. Faktor risiko adalah wanita, pertambahan usia, berganti-ganti pasangan seks, dan pasangan yang menderita kanker penis.

Kanker Prostat
Gejalanya berupa aliran air kemih lemah dan sering terhenti, kesulitan saat mulai dan mengakhiri buang air kecil, sering buang air kecil pada malam hari, urine mengandung darah, dan kadang-kadang tidak mampu buang air kecil. Gejala tersebut biasanya disertai dengan nyeri tulang. Faktor risiko kanker prostat adalah pria; pertambahan usia; dan akumulasi berbagai zat kimia, seperti kadmium, senyawa karet, pestisida, dan bahan tambang.

Kanker Usus Besar dan Dubur
Perkembangan kanker yang menyerang daerah usus besar hingga dubur ini sangat lambat sehingga sering diabaikan penderitanya. Pada stadium dini, sering tidak terjadi keluhan dan tidak ada rasa sakit yang berat. Biasanya, penderita datang ke dokter setelah rasa sakit yang berlebihan muncul karena sel kanker sudah berada pada stadium lanjut sehingga sulit diobati. Gejala umum penderita kanker usus sebagai berikut.
– Berak bercampur darah dan lendir. Tinja kadang-kadang sangat encer, tetapi kadang-kadang sulit buang air besar.
– Perut terasa nyeri, kembung, dan tegang.
– Jika diraba, kadang-kadang terasa benjolan pada perut.
– Nafsu makan menurun.
– Darah keluar dari dubur.
– Susah buang air besar.

Langkah untuk mencegah terjadinya kanker usus besar dan dubur sebagai berikut.
– Banyak mengonsumsi makanan yang berserat, seperti sayuran, buah, dan biji-bijian.
– Mengurangi mengonsumsi daging.
– Menghindari makanan yang mengandung bahan pengawet, bahan pewarna, dan makanan yang diolah dengan cara dibakar dan dipanggang.

Kanker Paru
Kanker paru sering menyerang kaum pria yang telah berumur 40 tahun. Penyebab utamanya adalah kebiasaan merokok. Semakin banyak asap rokok yang diisap, semakin besar risiko terkena kanker paru. Ada juga penderita kanker paru yang sebelumnya menderita penyakit paru lainnya, seperti tuberkulosis dan fibrosis.

Gejala utama kanker paru adalah batuk yang berkepanjangan. Gejala selanjutnya adalah kehilangan nafsu makan, berat badan menurun, lesu, dan batuk yang disertai keluarnya darah. Pada tingkat lanjut, serangan kanker paru dapat menyebar ke pembuluh getah bening dan pembuluh darah di sekitarnya sehingga menyebabkan gangguan pada otak, tulang, ginjal, hati, kulit, dan organ-organ tubuh lainnya.

Jenis kanker ini paling mudah dicegah. Pencegahan yang dapat dilakukan sebagai berikut.
– Tidak merokok dan menjauhi asap rokok.
– Hidup di lingkungan yang sehat dan terbebas dari polusi udara.
– Membiasakan diri mengonsumsi makanan bergizi dan berserat, seperti sayuran dan buah.

Pustaka-Kanker Bagian Organ Tubuh Dan Gejelanya

Mahkota Dewa Panglima Penakluk Kanker Oleh Ning Harmanto

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s