Tip Pengomposan

Selain berguna sebagai bioaktivator, boisca juga berfungsi untuk mengurangi bau busuk yang dikeluarkan selama proses pengomposan. Oleh karena itu, harus dipastikan bahwa sampah yang dimasukkan ke dalam komposter sudah tercampur merata dengan boisca. Namun, kadang-kadang sampah yang kita masukkan sudah terisi oleh telur lalat. Jadi, ketika dimasukkan ke dalam komposter telur-telur tersebut akan menetas menjadi belatung. Karena itu, untuk mencegah keluarnya belatung dan dalam komposter selama proses pembusukkan, olesi sabun colek di pinggiran atas komposter bagian dalam.

Pada awal pemakaian komposter, lindi baru bisa dipanen setelah dua minggu. Namun, sebenarnya proses pengomposan bisa dipercepat dengan menambahkan campuran air beras, gula merah, dan boisca ke dalam sampah. Ramuan tersebut bisa membantu pemanenan seminggu lebih cepat.

Pengambilan lindi (kompos cair) sebaiknya hanya sebatas kran. Sementara itu, lindi yang tertampung di bawah kran ke bawah tidak diambil karena banyak mengandung mikroba yang sangat membantu pembusukan sampah. Jika pengomposan awal sudah dilakukan, selanjutnya sampah bisa dimasukkan setiap hari. Namun yang terpenting adalah setiap memasukkan sampah baru harus dipastikan bioaktivatiornya sudah tercampur merata.

Pustaka
Membuat Pupuk Kompos Cair Oleh Sukamto Hadisuwito

This entry was posted in Pertanian and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s